Category Archives: a hectic day

Mungkin lagi baperan, iya anggap aja gitu

Nangis lagi semalam suntuk, cuma gegara baca komik trus dihubung-hubungin sama kehidupan pribadi. Kan nggak ada kerjaan.

Rasanya pengen teriak dia berubah…dia berubaaah ㅜ ㅜ

Pengen nyari kerjaan ditempat lain…

Pengen tinggal di kota lain…

Pengennya banyak, terutama punya mood stabil, iya…my swing moods’ kinda bad.

Currently listening: kamu yang kutunggu – Rossa ft. Afgan 🎶


God,

What’s this all about?
apa lagi-lagi yang ini juga cuma mampir aja? Seperti yang kemarin itu? Begitu?

Aku benci dengan penyesuaian, ya, terutama harus kembali menyesuaikan diri dengan orang baru dengan sifat yang 180° terbalik dengan sifatku.

Jatuh cinta? Ah, aku termasuk manusia yang gampang sekali jatuh cinta, dibaikin sedikit aja, secuil, baper deh. Yap, that easy.
It’s easy for me to fall in love, but to forget, I need even more than anything to heal everything. -____-

Makanya aku benci kalau harus menyesuaikan diri lagi dengan orang lain, rasanya pengen teriak ‘aku nyerah’ tapi umur baru seperempat abad kok udah main nyerah aja, dunia juga belom keliat semua kaliiik.

Tapi seriously, menyesuaikan diri bukanlah hal termudah. Untung-untung kalo punya kesamaan, ini jauh dari kata sama dan memang jadi sering ngebatin, duh kok lain? Eh lain?
jadi mikir, apa iya tulang rusuk dia yang diambil buat nyiptain aku ya? Bisa dicek ulang?
Me and my ridiculous thought.

Katanya kekurangan itulah yang harusnya jadi saling melengkapi. Dear yang ngomong begitu, kamu nggak ngerti ngampretnya harus nyesuain diri sama orang yang sifatnya bertolak belakang. Sabarnya dibanyakin, mamam tuh sabar. huh!

Dan ketika jalan makin agak jauh sama ini manusia, agak-agak kampret sih rasanya.
Teman yang religius bakalan bilang ‘coba lebih dekatin diri sama Yang Maha Esa, insyaAllah ditunjukin jalan’
Teman yang pernah dikampretin malah bilang ‘heleh, cowok kan memang gitu, egois, udah putusin aja’
Teman yang pengalaman minim bilangnya ‘kamu masih enak punya pacar, aku pacar aja nggak ada’
Salah! Serius deh, kalo ada masalah dengan pacar ceritanya sama satu orang yang berpikiran agak dewasa, religius dan terbuka aja ya, Jangan sama banyak orang. Kendalanya nggak ada orang yang begitu. Oke, trims.

Dear, Allah.
sebenarnya udah pengen nyerah, tapi entah kenapa hati terus bilang dibawa santai saja. Akhirnya semua masalah dibawa ketawa dan nggak terlalu dipikirin, cuma itu aja cara yang bisa diambil. Ah, toh sudah pernah ngalamin yang lebih kampret dari ini, jadi, you’re going to be fine…so much fine anyway.


Itu hidup dia, yang dia ceritakan bahwa hidupnya pernah pahit.
diselingkuhin, ditikung teman, ditinggalkan…
How hard is that?

Meanwhile, mine is…
Diselingkuhi, ditinggalkan dengan satu orang yang sudah bersama selama 4 tahun.
I think I’m not gonna fall in love once again.

Dan dia bilang aku takut sekali sebenarnya untuk jatuh cinta lagi. Bagaimana kalau terulang lagi? Well, it’s the risk which is taken…

Dan aku yang santai dengan hubungan kami dan berpikir, aku sudah pernah mencintai sangat sekali dan dibuang begitu saja jadi dengan yang ini, Tuhan, jika dia pergi, kapanpun itu…aku ikhlas.

Dan dia yang tidak mau berbicara tentang hal yang serius terus dalam hubungan kami dan berpikir, aku sudah bernah bersikap sangat memuja dan diabaikan begitu saja jadi, Tuhan, jika yang ini pergi…aku rela.

We smiled, we both smile to our simply honest conversation.

Finally, we found our similarities, right? 🙂


Aku lagi ngambil foto berdua dengan ayah yang lagi nyetir dengan santai. Iya, ayah nggak tau fotonya lagi aku capture buat postingan di path. Muehehe.

‘Jadi kamu dengan Rizki gimana dek?’

‘Baik, ayah…biasa…’

‘Maksud ayah kapan kamu nikahnya? Tahun depan? Atau 6 bulan lagi?’

Buggg. Jantung aku jatuh. Ayah yang nggak pernah nanyain masalah ini dan aku nggak pernah berharap dengar pertanyaan itu dari ayah. Ayah bukan orang yang suka omongin masalah ini, karena ayah pernah bilang melepas putri kecil ayah adalah hal yang paling sulit dalam hidup ayah. Dan kelihatannya ayah udah eneg ngeliat aku mondar-mandir dirumah.

‘Kami belum bicarain masalah itu ayah…’

‘Dibicarain lah dek, kalian apa mau pacaran terus?’

Itu bukan hal yang mudah tentu aja, nggak semudah ngajak main petak umpet atau ngajak makan kesuatu tempat.
‘Hey, riz…nikah yuk!’
Nah kedengaran kayak ngajak main rumah-rumahan kan? Dan aku nggak siap nanya sama manusia itu kapan bakalan kearah sana.
seandainya aja manusia itu adalah orang yang tahun lalu mungkin aku bisa sedikit memaksa, yang ini? Aku tidak terlalu mengenalnya.

Jadi kamu, apa kita harus bicarain masalah ini?
Jawabannya belum kan? Nanti…


Halo untuk Juni
dan bagaimana kata-kata ‘nggak apa’ ‘okeey’ ‘iya iyaa’ jadi sering diketik.

Ketemuan sama ini ya
bantuin bikin tugas ini ya
Sarapan pagi sama ini ya

Ngelus dada, sambil ngetik ‘iya, hati-hati’ tambah lagi emotikon ini ‘:)’
apalagi yang kurang?
Jeruk nipis mana jeruk nipis?
Garam mana garam?
Silet mana silet?

Sok ngerti padahal ngelus dada
sok nggak peduli padahal dipikirin
sok nggak cemburu padahal bentar-bentar wudhu’

Aku butuh sajadah dan sujud. Doa minta dikuatkan, kayak sinetron.
ngek


Aku ngeliatin mama, mama menghela napas…
‘Ma, apa harus serumit ini ya?’
‘Sebetulnya enggak dek, kebetulan aja rumit’

Mingkem

‘Ma…’
‘Ambil yang positif nya aja, mungkin kalau nanti jadi sama si A malahan kamu yang kerepotan, possesif, cemburu nggak jelas, yang bikin si A kabur…’

Nahan air mata supaya nggak banjir

‘Mulai sekarang udah bisa ambil jarak dikit-dikit dari  si A…’

Nah, itu dia yang ribet mama…dia itu udah nempel dihati kayak kanker, menjalar gede makin di operasi makin semaput.

‘Iya ma…’

Mama senyum, aku angguk pelan. Udah nggak mau lagi bantah mama, udah bukan lewat masa-masa itu.
sekarang, kumpulin uang buat traveling aja dulu. Siapa tau ketemu jodoh .____. *eeh


Weekend pasti jadi hari yang ditunggu-tunggu untuk yang bekerja, karena ya cuma hari itu aja liburnya, sabtu dan minggu.
Weekend juga yang paling ditunggu untuk Andi, Andita yang usia nya bakalan 25 sebentar lagi.

“apasih yang kamu buat pas weekend, dek? Kan belum berkeluarga” pertanyaan dari salah satu kakak senior di kantor Andi yang super sekali kepo nya. Andi tersenyum sambil klik gambar shut off komputer nya.

“yang pasti lebih menyenangkan daripada yang udah berkeluarga…” jawabnya santai sambil ninggalin kantor nya dihari jumat sore.

Jadi, Weekend bagi yang single itu ngapain aja?

Untuk Andi, kalau sudah hari Sabtu yang pasti bangun nya bisa sampai jam sepuluh, atau malahan setengah duabelas. Andi memang hebat kalau urusan tidur, semacam balas dendam karena nggak bisa bangun lama di lima hari wajib kantor.

Main dengan keponakan Andi yang masih satu, dan itu adalah option wajib untuk weekend. Keponakan Andi berada di fase sibuk luar biasa, lari luar biasa cepat, dan ngambek luar biasa sering padahal umurnya masih setahun lima bulan.

Mandi kalau ingat atau kalau ada teman yang ngajakin ngumpul. Yah, Andi adalah pendukung baris depan untuk mencegah Global Warming, salah satunya ya…nggak buang-buang air.

Nyuci, hari sabtu jadi hari sedunia untuk yang bekerja-umur lewat dua puluhan-masih tinggal sama orang tua seperti Andi. Dihari minggu adalah kegiatan nya untuk menggosok baju-baju yang dicuci kemarin.

Jalan-jalan sore. Dengan kakak+keponakan atau sendiri, Andi santai. Kalau jalan-jalannya sepaket bareng kakak+keponakan lumayan nggak keluar duit, semacam ditanggung pemerintah gitu. Tapi ya harus siap sedia ngejar-ngejar keponakan yang lagi hobi lari-larian kayak nggak pernah ngeliat dunia. Sendiri? Asik juga bisa mikir sampe tumbuh uban sambil ngunyah. Tablet jangan pernah tinggal untuk momen kayak gini, karena bisa sok sibuk ngecek sosmed walaupun quota nggak ada yang penting nggak ngenes amat lah.

Nonton sampai subuh, hal ini paling menyenangkan untuk yang single kayak Andi. Hape di silent biar notif main game nggak bikin puyeng. Hape juga jarang diisi pulsa karena nggak terlalu guna, palingan kalau udah diingatin aja sama provider kartu nya kalau masa aktif hampir habis baru ngisi pulsa goceng, kalau ada pulsa seribu mungkin pilihan nya seribu aja isinya, ngapain banyak-banyak.

Kakak-kakak senior adalah orang yang sering ingatin Andi kapan dia akan mengakhiri masa lajang nya, dan juga mama yang katanya udah pengen punya menantu selain abang ipar. Andi garuk-garuk kepala aja nanggapin nya.

Bukan berarti Andi nggak kepengen punya teman hidup yang bisa diajak nggak mandi bareng pas weekend, lagipula Andi termasuk wanita yang cepat jatuh cinta. Dikasih perhatian dikit Andi bisa kejang-kejang terus nggak bisa tidur, digombalin sedikit hatinya Andi langsung tumbuh bunga raflesia arnoldi.

Andi cuma nggak ingin berharap dengan orang yang salah, dia sudah pernah terlalu berharap sama seseorang dan rasanya kayak menelan muntah sendiri.
Sekarang, Andi lagi menyiapkan hatinya. mama udah agak ketar-ketir di umurnya Andi yang hampir 25 masih belum kelihatan dekat dengan siapa-siapa. Karena Andi yakin saat hatinya sudah siap, seseorang yang selalu Andi doakan kedatangan nya akan menghampiri dan bertanya sambil memegang cincin.

Untuk Andi, single bukan status yang mengerikan dan dia sedang menikmatinya.

image

Jadi selamat hari wanita internasional untuk seluruh wanita hebat didunia. Seluruh wanita yang terlahir didunia dengan sifat hebat yang dimiliki, keibuan.


Ngeliatin kelengkapan dokumen yang dipegang sama kakak-kakak travel.

‘Iya ozi, nanti kami kabarin ya kalo visa nya udah ada’
aku senyum, kakak itu senyum. Kami berdua senyum-senyum.
-.-

Aku ngeliatin berkas-berkasnya dimasukin lagi kedalam amplop kuning. Semuanya ada didalam situ, harapan aku dan mama supaya bisa liburan bareng bulan Mei nanti, hasil nabung setahun, hasil keringat, panas, capek, pusing, stress, beruban dari setahun yang lalu.

Katanya paling cepat 14 hari kerja, paling lama 30 hari kerja…
doa aku langsung nggak berhenti sama Yang Maha Esa.

Semoga semuanya lancar, goodbye document on the way to good result, right?
안녕, 도규~


Banyak yang pesta nikahan bulan ini…
aku nyeletuk pagi-pagi sebelum pigi kekantor tercintaaah, ngaduk gula didalam gelas teh, mama cuma ngelirik sepintas terus lanjut lagi beresin piring.

“Kalo gini enaknya punya pasangan yang bisa dibawa pigi ya, ma?”

“Hmm…”

“Kadang males juga dengar pertanyaan, kapan nyusul, kapan nyusul, kapan nyusul…”

“Ma, kapan ya aku nyusul nya?”

“Berdoa saja…”

Menghela napas sambil minum teh yang kemanisan, great, I’m going to get diabetes, soon…

“Buat teh aja masih kemanisan, buat mie kebanyakan aer udah kepengen urus orang, ma…is that weird?”

“Wajar kok, umur adek memang udah pas. Biasa kalo perempuan sibuk di umur segitu…”

Nambahin aer lagi kedalam gelas, yak, pas.

“Tapi kenapa nggak nikmatin dulu masa-masa sendirinya? Senang-senang dulu sama kawan, belanjain duit gajinya…”

Well, I have mom…aku ngeliatin gelas sambil senyum.

“Mantan kamu itu udah puya pacar lagi emang?”

Degg…dengarnya aja pusing.
terakhir ketemu ngeliat ada foto cewek di hapenya, nggak tau siapa, nggak kepengen tau dan nggak kepengen nanya.

“Udah deh kayaknya…”

“Hmm…iya, kalo laki-laki gampang ketemu yang baru…”

Well, I hate to think about it…it’s still morning and remember about him make me kinda sick. Mual.

“Berapa lama kamu sama dia….”

“Ma, aku kekantor ya, rupanya udah jam 8.10…”
Kabur.
Sorry, mom. It’s still hurt everywhere.
dan katanya biar waktu yang nyembuhin, dan aku lagi ngeliatin waktu nge-lem yang udah rusak, nge-bersihin memori, dan lagi ngeliatin usaha nya waktu untuk buat lupa.

I’m not okay, really
I terribly miss him
I think my heart is gonna explode soon, and my head’s gonna blow up everytime.

Tears’ trickling. Damn, sampe kantor harus pake bedak lagi.


Jawaban nya disini aja.

Udah.

Ahahahah anak bawang ini sok sibuk di kantor gegara udah akhir tahun, semuanya dikebut. Nggak sempat mikir apa-apa lagi, kecuali kerja. Peps, I’m working like a real civil servant.

Dan saya ngerasa kalo ninggalin mama di banda aceh dan kerja di Langsa itu bukan sesuatu yang di ikhlaskan sama Yang Maha Esa.
buktinya, sampe tes terakhir cpns itu saya dengan bagus nya telat liat pengumuman. Saya sukses gugur.
Dari dulu mikirnya kapan saya bisa lepas dari ketek mama, bisa lepas dari rumah, bisa lari, bisa terbang dengan sayap saya yang nggak sempurna. Sekarang, I don’t even want to leave this fucking house, and you mom.
Karena jalan nya saya itu ngejagain mama dan ayah dan belajar perjuangan mereka ngetekin saya. 🙂

Akhir-akhir ini juga saya udah nggak mikirin orang itu, ah, sekurang-kurangnya intensitas nya udah minim lah. Makanya saya jarang nulis. Sigh.
Sekarang palingan saya kalo ngeliat orang bawa motor didepan saya ngebatin ‘kalo dari belakang mirip dia’ dan udah bisa senyum. 4 tahun duduk dibelakang kamu terus-terusan buat saya hapal yang nggak penting.
atau pas lagi datang ketempat-tempat yang sering kamu dan saya sering disitu jadi cuma bisa senyum-senyum dikulum. :3
Kalo dulu mikirnya nanti kalo tetibaan jumpa kamu saya harus gimana? Oh, berubah jadi patung asmat aja.
Tapi sekarang kalo jumpa pasti ngebatin ‘oh, ini dia yang ninggalin saya untuk orang yang lebih cantik, dasar babon nggak tau diri’ kemudian hajar. Jadi kamu berlarilah yang jauh kalau jumpa saya, ya. Tangan udah gatal soalnya.
tapi option yang selalu saya doain sih nggak ketemu kamu lagi sampai kiamat.

Ohiya saya lagi suka-suka nya ngeliatin kakak cantik yang satu ini

image

Iya betul Aom Sushar, cantik nyaaa kakak yang satu ini.
Udah diskusi sama mama mau pangkas rambut yang kayak gitu, tapi nggak yakin bisa mirip kakak Aom ini, secara beda nasib -______-
Oh, saya lagi boring ngeliatin kakak-kakak korea yang cantik. Jadi kakak thailand ini option nya, pure beauty ya kakak ini.

Ciaobella deh.