The silly 두근 두근

Heart’s beating faster than it ever be,
Staring at my phone screen silently, bluntly…
If I read those kind of quirky words, laughing harder all I can do, but tonight is different.
I kept staring at it, hard breathing, butterflies moving, cheeks blushing.
He kept repeating those words all over again, fine…take this heart and do what you want, I’m getting tired of taking care of it, I don’t care no more, take it and do whatever you want with it…hoping no more, doubting more and more, bunuh aja adek ini lah, dasar eek kuda.
-___________-

Advertisements

The March

It’s becoming more and more malesin ada dikantor, bukannya nggak bersyukur ada kerjaan, tapi orang-orang dikantor minta disembelih satu-satu…

Dari mulai ngomongin nggak penting, benci nggak jelas, sampe moody nggak tau waktu -___-

‘ma, aku males masuk kantor hari ni’
‘tumben?’
‘libur sehari ya?’
‘yaudah, minta izin sana’

Udah rencana mau tidur-tiduran dikamar dan having me time sepanjang hari itu, but planned just left as it is. Teman nikahan hari itu dan rencana dimajuin dikit having me time nya.

Jam sebelas udahan acara nikahannya, perut krucukan sempurna
‘makan ayok’
‘lapar?’
‘kali’
Karena perginya dijemput sama kawan setia (meh) jadilah rencana mau istirahat total seharian batal.
Seharian kami ngobrol nggak penting diwarkop dengan baju paling formal, makan diwarung pinggir jalan, main-main dilaut, recharge energi minum air kelapa dipinggir jalan, dan semua itu dikerjain dengan dia setelan baju batik dan sepatu mengkilat, aku pake rok kain yang ribet setengah mampus. Orang-orang ngeliatin kayaknya kami ini alien yang kesasar, whatever anyway.
image

image

Dan ending dari main-main seharian aku makan donat sambil nggak peduli dengan kalorinya, make up udah ilang, kucel, bau badan udah nggak jelas, it’s perfectly being weird on 10 hours and bunch of thank you for that ya. Oh, well gagal having me time tapi jadi awesomely our time, boleh juga lah -_-

image

The Sweet February

Dan lagi-lagi secara nggak terasa februari udah mau habis aja, dan Maret udah didepan mata.

Still, jodoh belum menampakan tanda-tanda bakalan muncul, meh.

Tapi tetap aja Februari ini manis kayak strawberry chocolate cake yang aku makan selasa kemaren.

Dua teman terbaik meninggalkan masa singlenya dibulan ini. Wow. Selalu mikir, aku kapan ya ada diposisi itu. Tsktsktsk, cara untuk nambahin uban dikepala.

Dan adam levine nggak berhenti-berhenti nyanyiin sugar dibulan ini, karena aku ngerasa euphoria rasa itu lagi. Yap, exactly.

Dan tanpa beban aja rasa ini muncul dan membuat aku terlihat tolol dan gemuk dengan sempurna. Cengengesan nggak jelas, melamun sambil senyum najong, ngeliatin hp sambil ketawa, semangat ngunyah dan jadi daging, bukan cuma jadi angin dan eek. Those kind of feelings peps.

Tanpa ungkapan, tanpa kata romantis, tanpa perhatian yang bikin muntaber, tapi aku sempurna jatuh cinta. Orang yang sama sekali nggak pernah akan terpikir kalo ya ampun, aku cinta deh.

Dan aku terus-terusan khawatir apa hujan dan gluduknya datang lagi nanti? Gerimis saja boleh ya 😦
Aku memang selalu mikirin hal yang negatif dulu, dan feeling aku nggak enak (tapi masalah feeling ini selalu acakadut ujungnya)

Ya benar, aku harus berusaha untuk membuat perasaan ini nggak berkembang biak kayak kuman, sekurang-kurangny jangan gedek kali juga ini perasaan…

So here, the last awesome candid photo took that day when we had a trip, thanks for being such an awkwardly awesome friend ;*

B612_20160214_161030

Question mark

I’ve been telling myself that, no I haven’t moved on yet…
But I’ve been walking to that anyway, that was what I thought

One day, I wake up…and It’s your face appeared
your goddamn face
I keep asking myself isn’t it suppose to be that person face, not you.
my phone rang, and I was hoping that it was you sending me a weird message as usual…hey, why I hoped for that?

I realise, it is you replace him unknowingly.
Yeah, you…
no, no, it is just because you cared so much in your awkward way, and I feel…happy…
WHAT??? wait this is just a mistake right? It must be not it right?
unfortunately, like it or not…yap, you’re already inside my heart.

Eeknyalah

Time to move to February

Februari, halooo~

Well, aku benci belum gajian lah malahan sk juga belum keluar. hayo nangis aja sana siapa tau ibu kasubbag iba kan. Meh.

Yang pasti uang ditabungan udah 1/3 abis iya, ho oh, gantung diri aja sana -_-

Dan anyway, moods swing aneh kali dibulan ini, lumayan rajin berasa sok teenager aja.

Awal Januari jadi semangat nggak tau bilang entah karena salah satu kawan share sibuknya dia ngurusin persiapan nikah dan pestanya. Yap, aku semangat 45×7 dengarin ceritanya karena we’re waiting for that kan? Iyes dan nggak mudah pacaran bertahun-tahun endingnya nikah, lah aku pacaran bertahun-tahun endingnya mencret. Itu pacaran apa jagain jodoh orang mbak? Sudahlah. Nyudut. Aku selalu amaze ngeliat orang yang pacaran lama terus jadi, dan dengan teman yang satu ini selalu aku doakan kebahagiaan untuknya terutama sampai menikah endingnya *throws confetti* *shed tears*. Sebagian teman lagi cerita tentang persiapan nikahnya tapi sambilan nyindir-nyindir dan bilang ‘diumur segini kan wajar kita pengen nikah, kalo nggak ada, hmm’ ngelirik ke aku. -_-# maaf kamu pernah ngerasain paitnya masa lalu aku? Jadi mingkem aja deh mendingan. Penyebab swing moods nomor paling atas.

Terimakasih nggak abis-abis untuk teman yang satu ini, Abdin. Kenapa sih giliran nangis selalu aja manusia ini yang ngeliat dan minjemin bahunya yang kayak papan itu. Aku ogah amit nyender dibahunya eniwei, mending bahu jalan aja, lebar, ada yang lempar recehan juga -_-. I’m trying so hard to explain about that silly stiff guy, Steve to mom and sister. Dan mereka maksa untuk ketemu aja dulu sama dia, perasaan aku nggak enak, mules, kepala sakit, mata kunang2. Oke itu berlebihan. Yang penting berasa pengen muntaber. Betul kan yang dibilang Steve itu bukan cuma sok, aku dimarah-marahin, dan yang paling bikin air mata gak bisa berenti itu…ketiaknya bau, mak. Nangis sepanjang sungai han. Seandainya Steve nggak bersikap kayak demit mungkin masuk list pertimbangan, tapi no and no. Alasannya juga bukan karena ketiaknya bau, itu bisa diakalin tapi sifat? It’s rooted on him. Dan bukan karena aku ingin sekali punya pasangan jadinya maksa nyaman dengan orang yang sifatnya nggak bisa ditolerir. Life lesson number two in 2016. Dan karena Steve aku berantam sama mama dan kakak. He doesn’t deserve that actually. Meh. Nangis lagi didepan abdin, dan dia bilang kalo udah lama nggak ngeliat aku nangis, jadi nangislah trus yang lama. Kampret

Sial, aku jadi kangen mantan itam gegara Steve. Aku terus-terusan bandingin dia dan mantan kentut. Hmm…ntap, kelar idup. padahal kemaren udah ampir move on, apes dah. *bereng steve dengan segenap jiwa raga*

Ujung-ujungnya selesai juga masalah Steve. Mama ngerti dan aku ngerti kenapa mama gitu. Ma, pokoknya nggak usah khawatir deh, kan aku jadi bisa jagain mama, lagian aku nggak ngerepotin kan? Makan palingan yang banyak u.u. Anyway, dadah Steve bawa jauh-jauh sifat kamu dan ini jangan lupa bau keteknya ketinggalan. *tarakdungces*

February, come to mama~

(un)loveable quirkiness

Aku rasa nggak semua orang humoris, well, at least orang-orang disekitar aku nggak kurang piknik lah…atau aku yang pikniknya kejauhan?

Well, meet this stiff guy, named, Steve. Bukan lah itu bukan nama aslinya. Dan aku dikenalkan sama temannya kakak. Kakak ngenalin aku sebagai sosok malu-malu dan gak banyak ngomong. Yap, that’s me. Two years ago, meh. Dan steve semangat kali mau kenalan, dia nge-add aku dipesbuk sebagai langkah pertama. Woops bad steve, that’s a bad way. Aku masih anggap yang masi buat status difacebook adalah manusia jaman sisa-sisa alay yang hilang arah. Well, aku masi make facebook alasanya simply mantan aku gak lagi muncul disitu.lol.

Steve anggap aku sebagai adik kecil rapuh gampang sakit, ditiup angin terbang dan hancur. Dek, semalam hujan, adek gak sakit kan? Emm, aku bobo enak sampe bangun jam 10, steve -_-. Dek, hati-hati bawa motor jangan sampe senggol orang. Err, steve, ini bukan pertama kali aku bawa motor -_-. Well, steve, kamu nggak tau hal apa yang udah ada dalam hidup aku dan hal seuprit itu gak bakalan bikin hidup aku berantakan. Fiuh.

Aku lagi penasaran, steve ini bisa gak ya ketawa, karena nggak ada satupun jokes aku yang bikin dia ketawa sampe wekawekaweka -_- gak tau gimana jelasinnya sama kakak kalo aku nggak nyambung sama dia.

Mama bilang between you and Steve there’s a different era, big gap. Iya mama aku tau, tapi aku kenal bapak-bapak umur 37 dan jokesnya nggak bapuk. He’s still 32 and stiff and unhuman *nangis* mama masih nyalahin aku dan bilang gimana mau dapat jodoh kalau aku gitu. Dan aku juga bingung, really. Kakak, mama, dan steve ngerasa kalo aku ini aneh dan sok lucu. Aku cuma mikir aku harus jadi diri sendiri sama steve. Steve nggak harus ngeliat sisi pura-puranya aku, walopun sebenarnya aku bisa sandiwara, gampang. Tapi kenapa aku harus jadi orang lain kalo aku aja bisa cinta diriku sendiri yang kayak gini. Dan ternyata hal itu nggak disetujuin sama mama dan kakak, well steve juga. Karena ujung-ujungnya steve berasa nggak nyaman dan nggak hubungin aku lagi, steve merasa bahwa aku ini aneh dan kekanak-kanakan, tapi aku ngerasa syukur alhamdulillah daripada setiap chat aku pengen garuk tembok.

Baru sadar diumur kampret ini kalo tampang nggak terlalu penting. Yap, steve itu ganteng, kaya juga. Tapi aku nggak nyaman dan nggak nyambung sama dia, karena yang aku butuh bukan orang yang sok romantis nanyain apa aku sakit cuma gegara kena gerimis mengundang muntaber, ato yang ganteng dan mantap kalo diposting fotonya di instagram, ato yang serius kali kayak pembaca berita. Bukan itu, aku lagi nggak cari pacar titik. Kalo itu yang aku liat kenapa gak balik aja aku sama mantan kampret sok ganteng dan putih kayak mayat itu? Dia juga orangnya stiff sampe aku lupa gimana caranya senyum gegara dia gak bisa diajak becanda *nangis* Dan aku bukan sedang memilih *nangis lagi* banyak hal yang nggak nyambung antara aku dan steve, dan nggak ada yang ngerti itu -_-. Maaf ya steve it’s not going so well between us, mau dipaksain nanti aku jadinya pura-pura bahagia, aku pengen kawin, tapi it’s not that, dan nggak segampang eek tinggal jongkok aja, it’s going to be life partner, bukan partner in crime. Daripada aku bad mood seharian sama kamu, steve mending kamu cari yang malu-malu kemayu kayak yang kamu mau.

Life lesson earlier in 2016, January. Saat umur udah sedikit bapuk dan teman-teman sudah punya planning untuk menikah ataupun malah sudah ramai yang nggak single lagi dan kamu bahkan jodohpun tak terbayang dimana letaknya. It’s not about love at the first sight anymore, it’s simply about love at the first conversation. Nggak semudah itu mencoba menyamankan diri atau memaksa menyamankan diri cuma karena kamu ingin buru-buru menikah. Terserah mau dibilang milih-milih atau apapun itu, kamu sendiri yang akan menjalani that marriage life. Kalau dijodohkan terus ngomongnya nyambung dan membayangkan kamu bakalan banyak ketawa sama orang itu, well simply clap your hands and say ‘mak, pak, yang ini bungkus.’

Am I being a weird simply because looking for humorous one whose can make me comfortable around him?

Dan jika jodoh, Allah tidak cuma membiarkan satu orang saja yang merasakan kenyamanan, tapi keduanya. Jika hanya salah satunya, bukan dia orangnya. – Quote from instagram

Eater

Amazing.

Satu kata itu aja udah deh buat ngasih tau gimana aku makan, lapar, dan ngatasinnya dengan sempurna.

Yap, aku nggak terlalu ingat kapan mulainya, tapi akhir-akhir ini aku rajin sekali makan. Well, alasannya simply karena ngeliat badan aku nggak ngebabon abis makan banyak kayak nggak makan setahun, yah walopun yang aku makan kecil-keci sekayak donat dan dimsum tapi aku bisa makan bentar-bentar.

Krik…krik…krik…

Siapapun yang ngeliat badan aku yang kecil ini makannya banyak pasti nggak akan percaya, dan mama sampai bilang ‘makan lagi dek?’ *nangis* *sambil makan* jadi kepikiran ini aku makan terus kok nggak gemuk ya, kayaknya sih udah baca bismillah (ngek. Kayaknya)

Dan kawan-kawan jadi sedikit rada benci ngeliat aku yang makannya banyak badan nggak melar, well sekurang-kurangnya dulu aku minum air aja mah udah bengkak kayak patrick starfish. Entah kenapa sekarang nggak lagi kayak gitu, semoga aja nanti nggak tetiba bengkak kayak orang hamil 8 bulan *praying hard*

Berat badan stay still at 45 dan aku cinta sekali angka itu, wahahaha. Ah iya, halo 2016 sudah disini dan diawali dengan alhamdulillah nggak gemuk. Lol.